KDM BERI PENJELASAN MADZHAB BARU ISLAM ALA PRABOWO ADALAH SESAT

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
YOUTUBE
KANAL ADUAN
YOUTUBE
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
144 KALI

Selasa, 15 September 2026

[HOAKS - FALSE CONNECTION]


Beredar unggahan thumbnail YouTube pada 29 Agustus 2026 dengan narasi “GAK TAKUT DIKUTUK RAKYAT?! KDM BERI PENJELASAN ISLAM! MADZHAB BARU “ISLAM ALA PRABOWO” SESAT?!” 


CEK FAKTA:

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa thumbnail tersebut merupakan gabungan foto dari konteks dan waktu berbeda. Foto KDM yang sedang berpidato identik dengan unggahan Pemprov Jabar pada 12 Juni 2026 dalam artikel “Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan.”


Sementara itu, foto Ustadz Adi Hidayat identik dengan pemberitaan tvOne pada 14 Januari 2025 dalam artikel berjudul “Masih Jam 12, Bolehkah Melakukan Shalat Tahajud? Ustadz Adi Hidayat Bilang Waktu yang Terbaik yaitu Pukul…”.


Thumbnail tersebut juga memuat foto Presiden Prabowo Subianto mengenakan blangkon yang dimanipulasi menggunakan AI, serta foto mengenakan pakaian cokelat yang berasal dari unggahan resmi @sekretariat.kabinet pada 6 Januari 2026 terkait Taklimat Awal Tahun di Hambalang.


Hasil penelusuran terhadap video menunjukkan bahwa KDM memang mengatakan, “makanya mindset saya beda dengan orang memahami Islam, saya tuh beda, orang formal, sedangkan saya nggak, saya substansial.” Namun, pernyataan tersebut tidak berkaitan dengan narasi “KDM beri penjelasan ‘Islam Ala Prabowo’” yang tercantum pada thumbnail. 


Sementara itu, MUI melalui dokumen Kep-97 IX 2026 menegaskan bahwa buku “Islam Ala Prabowo” bukan produk, program, maupun kegiatan MUI. Kehadiran Ketua Umum MUI dalam acara tersebut merupakan bagian dari Rakornas Baznas RI sebagai pembaca doa. MUI juga mengimbau masyarakat mengedepankan tabayyun dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.


KESIMPULAN:

Narasi thumbnail yang menyebutkan “GAK TAKUT DIKUTUK RAKYAT?! KDM BERI PENJELASAN ISLAM! MADZHAB BARU ‘ISLAM ALA PRABOWO’ SESAT?!”

adalah tidak benar, karena menggabungkan foto-foto dari konteks dan waktu yang berbeda. 


RUJUKAN :

Pemprov Jabar

tvOne

Instagram@sekretariat.kabinet

MUI


TEKS : Syifa Sofiana @syifaaaaas__